Pemerintah Brasil pada Selasa (4/11/2025) menyuarakan kekhawatiran atas kemungkinan konflik baru di Amerika Latin, menyusul upaya-upaya Amerika Serikat (AS) untuk mengklasifikasikan perdagangan narkoba sebagai salah satu bentuk terorisme.

Penasihat utama Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Celso Amorim mengatakan kepada media lokal bahwa dunia sedang menghadapi momen "kekacauan total" yang didorong oleh penggunaan label yang dipromosikan AS yang dapat membenarkan aksi militer.